3 Posisi Bercinta Saat Hamil yang Aman Tanpa Mempengaruhi Kandungan

Posisi bercinta saat hamil yang aman tanpa menyebabkan keguguran janin bayi akan kami mempertunjukkan beberapa. Bagi Anda yang sudah sah menjadi suami istri, melakukan kegiatan bercinta merupakan salah satu kegiatan rutin untuk menjaga keharmonisan serta menambah keintiman antar suami istri.

Akan menjadi hal yang tidak wajar jika suami istri jarang melakukan seks atau bahkan sudah tidak pernah lagi. Bisa dipastikan, keharmonisan rumah tangga menjadi bermasalah. Bahkan saat hamil pun kita juga dianjurkan tetap melakukan hubungan intim. Karena selain untuk memenuhi kebutuhan biologis, juga berdampak positif bagi ibu hamil. Namun, dengan catatan, harus dilakukan dengan benar, tidak menerapkan teknik-teknik bercinta yang ekstrem.

Meskipun bercinta saat hamil tidak berbahaya, namun diluaran sana tak sedikit yang takut melakukannya. Mereka beranggapan, bercinta saat hamil bisa membahayakan kandungan atau janin. Padahal nyatanya, janin yang ada di dalam kandungan sudah terlindungi dalam rahim, tertutupi oleh air ketuban, korion (yaitu selaput terluar yang berfungsi untuk pembungkus janin) serta terlindungi oleh amnion atau selaput ketuban.

Sehingga aktivitas seks yang dilakukan, bahkan saat mengalami orgasme hebat sekalipun, sama sekali tidak akan membahayakan sang janin. Terlebih saat usia kehamilan sudah tua atau mendekati 9 bulan, aktivitas seksual sangat perlu agar nantinya memudahkan proses persalinan. Yang perlu dipahami, sebaiknya aktivitas seksual dilakukan setelah usia kehamilan diatas 3 bulan. Sebab saat usia kehamilan dibawah 3 bulan, kondisi janin masih rentan.

3 Posisi Bercinta Saat Hamil yang Aman

Dalam melakukan hubungan intim saat hamil, penting untuk mempertimbangkan posisi-posisi bercinta yang dilakukan. Nah, berikut adalah beberapa posisi bercinta saat hamil yang dianjurkan.

1. Posisi Classic Missionary

Posisi ini adalah posisi umum yang paling sering dilakukan oleh suami istri baik dalam kondisi hamil maupun tidak hamil. Namun posisi ini merupakan salah satu posisi yang cukup aman dilakukan saat hamil, terutama pada saat usia kandungan menginjak trimester pertama dan kedua, dan tetap bisa dilakukan saat usia trimester ketiga, dengan catatan sang ibu merasa nyaman saat melakukannya. Posisi ini yaitu sang ibu berada di bawah dan suami berada di posisi atas.

Jika kehamilan sudah mencapai trimester ketiga yang mana perut sudah semakin membesar, maka Anda bisa menyiasatinya dengan menaruh penyangga di punggung Anda untuk melakukan posisi ini, agar ibu tetap merasa nyaman saat melakukannya.

2. Posisi Modified Missionary

Posisi ini yaitu melakukan bercinta suami berada di belakang ibu dalam posisi menyamping, sehingga pada saat bercinta tidak akan menekan perut ibu, dan sangat aman dilakukan. Posisi ini sangat cocok dilakukan pada saat usia ibu menginjak trimester ketiga, yang mana pada usia kandungan itu ibu akan sulit untuk tidur telentang, sehingga dengan posisi menyamping seperti ini akan nyaman bagi ibu dan aman untuk janin yang dikandungnya.

3. Posisi Women on Top

Posisi ini sangat aman bagi ibu hamil terutama saat usia kandungan menginjak trimester ketiga. Sesuai dengan namanya posisi ini sang ibu berada di posisi atas. Sang suami berbaring, lalu ibu mulai melakukan penetrasi senyaman mungkin dari posisi atas. Dengan posisi ini perut ibu tidak akan tertekan, dan sang ibu bisa merasa nyaman dengan irama dan penetrasi bercinta yang mengendalikan sendiri.

Selain diatas tentunya masih ada beberapa posisi lain yang juga direkomendasikan untuk ibu hamil. Intinya cari posisi yang paling nyaman, bagi anda maupun pasangan.

Pos ini terakhir diubah pada September 30, 2018 10:03 PM

Official Magna RX :Official MagnaRX.id - Importir produk Magna RX+® 60 tablet, hubungi kontak di bawah ini untuk melakukan pemesanan. ☎ 0812-2660-0202 (KLIK DISINI untuk panggilan langsung) ✉ 0812-2660-0202 (KLIK DISINI untuk obrolan melalui Whatsapp)