Gejala, Penyebab dan Tips Mengatasi Impotensi Secara Lengkap

Salah satu masalah yang sering menyerang pria dewasa adalah impotensi. Impotensi atau yang sering disebut dengan istilah disfungsi ereksi merupakan suatu kondisi dimana penis tidak mampu melakukan ereksi atau sulit mempertahankan posisi ereksi.

Masalah ini paling banyak dialami oleh pria dewasa usia 40 tahun ke atas. Namun, bukan tidak mungkin pria berusia 40 tahun ke bawah juga terkena keluhan ini.

5 Gejala Penyakit Impotensi

©intuitivehealth.co.uk

Untuk anda yang belum tahu bagaimana tanda-tanda atau gejala penyakit impotensi, langsung saja, silahkan simak berikut ini:

  1. Gelisah Berlebihan
    Ketika seseorang mengalami impotensi, dirinya akan diliputi kegelisahan yang berlebihan. Kegelisahan yang dialami berkaitan dengan perasaan takut tidak dapat mencapai ereksi secara maksimal.
  2. Kesulitan Mencapai Ereksi
    Seseorang yang mengalami impotensi akan sulit mencapai ereksi secara maksimal. Jika masalah ini hanya terjadi sekali dua kali, masih tergolong wajar, dan bisa dimaklumi. Namun, ketika seringkali terjadi lebih baik segera konsultasikan dengan dokter.
  3. Kesulitan Mempertahankan Ereksi
    Penderita impotensi mungkin saja bisa mencapai ereksi, namun tidak dapat bertahan lama. Padahal kemampuan mempertahankan ereksi lebih lama menjadi salah satu poin penting, untuk mendapatkan kepuasan maksimal saat melakukan hubungan seksual.
  4. Rendahnya Kepercayaan Diri
    Penderita impotensi ditandai dengan gejala menurunnya kepercayaan diri. Padahal kepercayaan diri diperlukan untuk meningkatkan performa saat melakukan hubungan seksual.
  5. Berkurangnya Gairah Seksual
    Impotensi ditandai dengan menurunnya gairah seksual pria. Saat gairah seksual berkurang, maka anda akan kesulitan mencapai ereksi yang maksimal.

6 Jenis Penyakit Impotensi Usia Tua

©lybrate.com

Pada dasarnya ada 6 jenis impotensi yang umum terjadi pada pria dewasa, diantaranya ialah:

  1. Venogenik
    Venogenik merupakan jenis impotensi saat pria melakukan ereksi secara normal. Pria yang mengalami impotensi jenis ini, ditandai dengan adanya pembuluh vena pada area penis bocor. Hal ini menyebabkan darah yang seharusnya masuk ke penis tertahan, sehingga ereksi tidak mampu bertahan lama.
  2. Diabetes
    Impotensi diabetes adalah jenis impotensi yang disebabkan karena penderita mengalami penyakit diabetes. Penelitian mengungkapkan bahwa ada sekitar 50% pria mengalami impotensi akibat diabetes. Pria yang mengalami impotensi jenis ini disarankan untuk melakukan pengobatan secara intens ke dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik.
  3. Neurogenik
    Jenis impotensi selanjutnya adalah Neurogenik. Impotensi jenis ini disebabkan karena adanya gangguan pada sistem syaraf penis. Syaraf penis merupakan jaringan halus yang berfungsi sebagai konduktor atau penghantar impuls yang baik. Impotensi neurogenik juga bisa terjadi akibat cidera, infeksi, obat-obatan, maupun trauma.
  4. Psikogenik
    Impotensi psikogenik merupakan jenis impotensi dimana seseorang tidak dapat mengendalikan mood atau suasana hatinya. Psikogenik ini berhubungan dengan faktor psikis atau mental seseorang yang menjadi pemicu gangguan ereksi. Misalnya, stress pekerjaan yang menyerang seorang pria, dapat mempengaruhi kemampuan ereksinya saat melakukan hubungan seksual.
  5. Arteriogenik
    Impotensi jenis ini terjadi ketika darah yang berasal dari pembuluh arteri yang seharusnya dipasok ke penis, tidak membawa darah yang cukup untuk ereksi. Hal ini disebabkan karena adanya penyempitan arteri. Impotensi Arteriogenik cenderung dialami oleh penderita darah tinggi, penderita diabetes, dan pria dewasa yang sudah lanjut usia.
  6. Hormon
    Impotensi hormon merupakan jenis impotensi yang disebabkan karena adanya ketidakseimbangan hormon, yaitu hormon testosteron dan estrogen. Hal ini akan mempengaruhi libido dari ereksi.

5 Jenis Penyakit Impotensi Usia Muda

©lybrate.com

Secara umum impotensi disebabkan oleh usia seseorang, semakin tua semakin rentan pula mengalami impotensi. Namun, impotensi ini juga bisa menyerang pria muda (di bawah usia 40 tahun).

Lantas apa penyebabnya? Impotensi yang terjadi pada pria muda ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

  1. Kebiasaan Mengomsumsi Alkohol
    Alkohol sering kali dikonsumsi dengan tujuan menenangkan pikiran karena masalah tertentu. Padahal mengonsumsi alkohol dapat memblokir sistem syaraf dan menghalangi komunikasi antara tubuh dan otak. Hal ini akan menyebabkan terganggunya sistem kerja syaraf yang berkesinambungan antara otak dan penis, sehingga menyebabkan gangguan ereksi.
  2. Penggunaan Obat-Obatan Tertentu
    Penggunaan obat-obatan tertentu seperti obat darah tinggi dapat mempengaruhi kinerja organ tubuh untuk mencapai ereksi. Obat darah tinggi bekerja pada arteri yang mengontrol aliran darah. Penderita tekanan darah tinggi menyebabkan impotensi karena arteri sempit dan kurang fleksibel. Akibatnya, peredaran darah menuju penis menjadi terbatas.
  3. Kebiasaan Merokok
    Merokok memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Meskipun demikian, banyak pria yang tidak mau menghentikan kebiasaan buruknya tersebut. Salah satu bahaya merokok adalah menyebabkan impotensi. Hal itu disebabkan, nikotin yang terkandung dalam rokok mengendap dan terakumulasi dalam tubuh. Akibatnya aliran darah dalam tubuh menjadi tidak lancar.
  4. Penggunaan Obat Penumbuh Rambut
    Tahukah anda, penggunaan obat penumbuh rambut bisa menjadi salah satu penyebab impotensi. Umumnya obat penumbuh rambut mengandung zat propecia yang memiliki efek samping menyebabkan masalah ejakulasi dini, impotensi, dan gangguan seksual lainnya.
  5. Depresi
    Penyebab impotensi selanjutnya adalah depresi. Gairah seksual saat bercinta dimulai dari otak, ketika otak seseorang sudah mengalami masalah seperti depresi, tentu saja akan mengganggu proses aktivitas seksual. Seseorang yang sudah terkena depresi akan kehilangan minat dan gairah seksual.

Faktor Terjadinya Penyakit Impotensi

©potenzeuropa.com

Sedangkan penyebab impotensi secara umum disebabkan oleh beberapa hal, diantara adalah seperti yang tercantum berikut ini:

  1. Penyakit Gangguan Syaraf
    Semakin berumur, sistem syaraf seseorang semakin lemah. Ketika kinerja sistem syaraf dalam tubuh semakin lemah, maka dapat mengakibatkan terganggunya fungsi seksualitas. Ketika seseorang mengalami gangguan sistem syaraf, tentu akan kesulitan mencapai ereksi.
  2. Penyakit Jantung
    Pria yang menderita penyakit jantung rentan mengalami masalah impotensi. Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh, termasuk ke area organ vital. Ketika jantung tidak dapat bekerja dengan baik, maka aliran darah yang disebarkan ke tubuh pun akan terganggu. Penis pun tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup. Pasokan darah menuju penis yang tidak terpenuhi akan menyebabkan gangguan fungsi seksual seperti impotensi.
  3. Diabetes
    Penyakit diabetes juga menyebabkan seseorang mengalami impotensi. Meningkatnya kadar gula dalam tubuh mengakibatkan beberapa fungsi organ tubuh mengalami gangguan, salah satunya organ vital. Diabetes akan menyebabkan produksi insulin terganggu yang mengakibatkan tubuh kekurangan energi dan stamina menurun.
  4. Obesitas
    Masalah berat badan juga mempengaruhi kinerja organ vital. Obesitas atau kelebihan berat badan menjadi pemicu impotensi pada pria dewasa, karena terhambatnya sistem kerja dalam tubuh. Hal ini akan menyebabkan aliran darah menuju organ intim juga terganggu. Selain itu, obesitas juga menyebabkan metabolisme dalam tubuh menjadi terganggu, akibatnya hormon reprosukai tidak dapat bekerja dengan normal.
  5. Pola Hidup Tak Sehat
    Faktor penyebab masalah impotensi selanjutnya yaitu karena pola hidup yang tak sehat. Makanan cepat saja, alkohol, kebiasaan merokok, kurangnya istirahat, dan kebiasaan buruk lainnya dapat mempengaruhi kinerja fungsi organ vital.

Cara Mengatasi Impotensi yang Benar

©health24.com

Impotensi dapat diatasi dengan berbagai cara, melalui penggunaan ramuan alami, terapi, maupun memperbaiki kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

  • #1 Melalui Kebiasaan Baik

Impotensi dapat diatasi dengan melakukan kebiasaan baik secara rutin. Apa yang dimaksud dengan kebiasaan baik? Berikut beberapa diantaranya:

1) Berolahraga secara Teratur
Kebiasaan berolahraga secara teratur dapat membantu mencegah pria terkena impotensi. Anda dapat melakukan olahraga ringan seperti jogging, berenang, dan bersepeda secara rutin. Latihan fisik tersebut mampu menjaga stamina tubuh dengan baik. Dengan stamina tubuh yang baik inilah, akan meningkatkan stamina seksual pria sehingga terhindar dari impotensi. Namun, anda perlu berhati-hati dalam memilih jenis olahraga. Pastikan olahraga yang anda lakukan aman dan tidak membahayakan organ vital.

2) Menghentikan Kebiasaan Merokok dan Mengonsumsi Alkohol
Jika tidak ingin terkena impotensi, lebih baik hentikan segera kebiasaan buruk anda seperti merokok dan mengonsumsi alkohol. Seperti yang anda ketahui bahwa mengonsumsi alkohol dan merokok merupakan faktor utama penyebab impotensi. Mungkin anda tidak merasakan dampaknya sekarang, namun dalam jangka panjang kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol akan membuat anda kehilangan kemampuan berereksi.

3) Mengonsumsi Makanan Sehat
Jangan abaikan asupan makanan yang anda konsumsi, sebab makanan yang anda konsumsi mempengaruhi kesehatan organ vital anda. Makanan yang sehat akan memberikan nutrisi yang baik dalam tubuh maupun organ vital. Jika organ vital anda mendapatkan nutrisi yang cukup, maka akan menurunkan risiko impotensi. Perbanyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan, kurangi makanan cepat saji dan hindari penggunaan penyedap makanan yang berlebihan.

4) Menjaga Berat Badan
Tips mengatasi impotensi selanjutnya adalah menjaga berat badan. Salah satu penyebab impotensi adalah kelebihan berat badan atau obesitas. Oleh sebab itu, anda perlu memperhatikan berat badan anda agar tetap ideal. Obesitas dapat menyebabkan terganggunya sistem kerja syaraf dalam tubuh maupun organ penis.

5) Hindari Stress
Impotensi juga disebabkan oleh adanya stress, oleh sebab itu jika tidak ingin mengalami masalah fungsi seksual hindari stress. Pikiran negatif yang menyebabkan seseorang mengalami stress akan mengganggu produksi hormon seksual dalam tubuh. Akibatnya akan menurunkan gairah seksual pada pria saat melakukan hubungan seksual. Jaga selalu pikiran anda agar senantiasa berpikir positif, meskipun saat punya banyak masalah.

Itulah beberapa kebiasaan baik yang bisa anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk menghindari risiko terkena impotensi.

  • #2 Melalui Penanganan Dokter

Masalah impotensi juga dapat ditangani dengan cara penangan medis/dokter. Berikut ini adalah beberapa cara yang biasa dilakukan:

1) Pompa Vacum
Pompa vakum merupakan alat kedokteran yang berfungsi untuk menarik darah ke dalam penis, sehingga penis mampu melakukan ereksi. Alat ini merupakan cara yang paling efektif dan memberikan hasil yang cepat untuk mengatasi masalah impotensi.

2) Operasi
Jika impotensi disebabkan karena terhalangnya pasokan darah menuju ke penis, maka dapat diatasi dengan cara melakukan operasi. Operasi ini juga sering dilakukan oleh para pria yang mengalami impotensi akibat cidera pada organ vitalnya.

  • #3 Dengan Menggunakan Pengobatan Herbal (Bahan Alami)

Selain menggunakan kedua cara diatas, impotensi bisa disembuhkan dengan pengobatan herbal. Nah, berikut ini beberapa contohnya:

1) Mengonsumsi Buah Pisang
Masalah impotensi dapat diatasi dengan mengonsumsi buah pisang. Buah pisang mengandung nutrisi dan kalium yang baik bagi kesehatan tubuh. Nutrisi berfungsi membantu menurunkan masalah disfungsi ereksi, sehingga dapat meningkatkan sensitifitas rangsangan seksual. Sementara kalium dalam buah pisang berkhasiat meningkatkan kemampuan ereksi dan meningkatkan stamina seksual.

2) Mengonsumsi Buah Semangka
Selain buah pisang, semangka juga berkhasiat mengatasi masalah impotensi. Kandungan air dalam semangka membantu meningkatkan stamina pria saat bercinta. Zat afrodisiak dalam buah semangka memberikan efek positif meningkatkan kemampuan ereksi secara maksimal.

3) Memanfaatkan Bawang Putih
Sudah banyak diketahui bahwa bawang putih memiliki khasiat yang luar biasa dalam mengatasi masalah fungsi seksual pria, seperti impotensi. Mengonsumsi bawang putih dapat memicu aliran darah dalam tubuh menjadi lancar. Ketika aliran darah lancar, maka pasokan darah menuju penis menjadi tidak terhambat.

4) Menggunakan Merica
Merica dapat juga dimanfaatkan sebagai obat kuat untuk mengatasi impotensi. Anda bisa menggunakan mericu untuk membuat ramuan tradisonal dengan menambahkan bahan lain seperti telur ayam kampung, petai cina, dan madu. Ramuan ini berkhasiat mempertahankan ereksi dan meningkatkan libido pada pria saat berhubungan seksual.

5) Pasak Bumi
Bahan herbal lainnya yang berkhasiat mengatasi impotensi yaitu pasak bumi. Tanaman pasak bumi berkhasiat meningkatkan stamina pria saat bercinta, sehingga akan memberikan kepuasan seksual bagi pasangannya.

6) Purwoceng
Tanaman purwoceng juga dapat anda manfaatkan sebagai obat mengatasi impotensi. Bagian tanaman ini yang berkhasiat mengatasi impotensi adalah bagian akarnya. Akr purwoceng mengandung zat aprosiadik yang berfungsi meningkatkan kejantanan pria.

7) Yohimbe
Selain tanaman purwoceng dan pasak bumi, Yohimbe juga berkhasiat mengatasi impotensi. Kulit tanaman Yohimbe berkhasiat merangsang ereksi dan meningkatkan aliran darah menuju organ penis.

8) Ginseng
Ginseng juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi impotensi. Kandungan zat dalam tanaman ini berkhasiat mempengaruhi sistem dopamin pria sehingga mampu meningkatkan stamina seksual. Selain itu, ginseng juga dipercaya mampu memperlancar aliran darah dalam tubuh yang mampu meningkatkan ereksi. Penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan ginseng juga dapat meningkatkan mood saat berhubungan seksual.

9) Kunyit
Selain digunakan sebagai rempah-rempah masakan, kunyit juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi impotensi. Anda bisa menggunakan air perasan kunyit dan dicampurkan dengan bahan lain seperti madu, air jeruk nipis, dan telur ayam kampung. Ramuan tersebut dapat anda konsumsi secara rutin untuk meningkatkan kemampuan seksualitas pria.

10) Jahe
Selain kunyit, anda juga dapat menggunakan Jahe sebagai obat mengatasi impotensi. Mengonsumsi minuman jahe bisa mendapatkan sensasi hangat yang mampu mendorong gairah seksual pada pria.

  • #4 Melalui Terapi Pijat

Cara selanjutnya yang juga diyakini dapat mengatasi impotensi ialah dengan melakukan terapi pijat. Nah, berikut adalah beberapa titik dalam tubuh yang dapat dipijat untuk mengatasi masalah impotensi.

1) Di Bawah Pusar
Titik pijat yang pertama adalah 4 jari di bawah pusar. Tekan titik tersebut selama kurang lebih 1 – 2 menit dan atur pernapasan anda.

2) Di Punggung Bawah
Gosok punggung bagian bawah anda, kira-kira sejajar dengan letak pusar. Lakukan selama kurang lebih 1 menit untuk mendapatkan sensasi panas, yang akan membantu anda mengatasi impotensi.

3) Di Telapak Kaki
Titik selajutnya berada di telapak kaki. Tekan telapak kaki bagian tengah dan atur napas dengan baik. Lakukan ini selama 1 menit.

4) Di Bagian Punggung Belakang Pergelangan Kaki
Tekan titik belakang pergelangan kaki anda selama 1 menit, sambil diimbangi dengan mengambil napas dalam-dalam dan mengeluarkan secara perlahan. Lalukan teknik ini pada kedua kaki anda. Latihan ini bisa menyembuhkan masalah ketegangan seksual, kelelahan, dan impotensi.

5) Di Tulang Kering
Titik pijat yang terakhir yaitu ditulang kering. Titik ini terletak 4 jari di bawah tempurung lutut. Pemijatan di area ini bisa mengatasi masalah impotensi, insomnia, dan sembelit.

Nah, itulah diatas pembahasan lengkap mengenai impotensi. Mulai dari gejala, penyebab dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.

Pos ini terakhir diubah pada September 28, 2018 5:39 PM

Official Magna RX :Official MagnaRX.id - Importir produk Magna RX+® 60 tablet, hubungi kontak di bawah ini untuk melakukan pemesanan. ☎ 0812-2660-0202 (KLIK DISINI untuk panggilan langsung) ✉ 0812-2660-0202 (KLIK DISINI untuk obrolan melalui Whatsapp)